Alangkah senang hatiku ketika bossku mengajakku
untuk turut serta dalam tim yang akan mengikuti training produk NMS card di Singapura. Keinginanku untuk
bisa ke luar negeri gratis tercapai juga. Meski hanya ke negeri tetangga. Tapi lumayanlah, aku tak perlu mengeluarkan
uang sepeser pun bahkan malah mendapat uang saku.
Kami berangkat satu tim yang terdiri dari 5 orang.
Satu orang general manager, dua orang manager dan dua orang lainnya staf biasa
(termasuk aku). Dari kelima orang tersebut, hanya aku sendiri yang perempuan.
Karena aku sendiri yang perempuan dalam rombongan ini, maka aku yang ditugasi
untuk mengurus tetek bengek
keberangkatan, mengurus uang SPJ, pencarian tiket, penginapan dan pemegang uang
selama perjalanan.
Setelah berembug kami sepakat bahwa perjalan kali
ini kalau bisa kami harus mengeluarkan biaya seefisien mungkin. Agar kami masih
dapat menyisakan uang saku untuk keperluan lain. Ya aku sih setuju saja, kecuali
satu saran mereka yang tidak kujalankan yaitu masalah tiket pesawat. Mereka
ingin kami berangkat dari batam saja, lalu baru menyeberang ke Singapura. Agar
biaya fiskal dan biaya tiket pesawatnya bisa lebih murah. Tetapi waktu itu aku
terlanjur membeli tiket garuda yang langsung menuju ke Bandara Changi. Temanku
ada yang menyesalkan karena tiket garuda kan mahal, kalau aku beli tiket lain
mungkin bisa menghemat banyak Selain itu biaya fiskal kalau langsung ke
Singapura juga lumayan besar, satu juta rupiah, sementara kalau dari batam hanya
500 ribu rupiah.
Dan kita pun pergi ke
sana bergaya ala backpacker kere. Saking kerenya kami membawa bekal satu tas
penuh mie instant untuk bekal selama
lima hari di
sana. Kalau ingat itu aku suka geli
sendiri. Begitu ngiritnya kami waktu itu.
Singapura adalah negara kecil yang bersih dan
tertib. Itulah kesan pertamaku semenjak sampai di Bandara Changi. Selain itu di
sana juga aman, oleh karenanya selama di
sana, kemana-mana kami naik MRT (mass rapid transit, seperti KRL kalau di
Jakarta). Murah meriah,aman dan yang
penting sampai tempat dengan selamat. Sesekali naik taksi juga, tapi itu kalau
sudah mendesak dan kalau dibayari bos, hehe.
Untuk penginapan, kita tidak memilih hotel
berbintang, tapi memilih menyewa apartment milik orang
Indonesia, yang
disewakan dengan harga murah. Meski murah, tapi letaknya strategis lho, tepatnya di Devonshire
road, hanya beberapa meter dari Orchad road, pusat shopping centrenya Singapura.
Ada
pengalaman lucu yang seringkali masih menjadi bahan ledekan oleh teman-temanku
jika kami sedang bercanda di kantor.
Ceritanya begini, sore itu hari terakhir kami training di Singapura.
Setelah empat hari penuh otak kami dijejali dengan materi training tentang SS7,
SIP dan kawan-kawannya, kami capek juga. Kami berencana untuk menghabiskan sisa
waktu di sana untuk melanjutkan
kegiatan mengubek-ubek Singapura.
Ada satu tempat yang ingin sekali
kukunjungi, yaitu pusat elektroniknya Singapura,Sim Lim (seperti glodok kalau di
Jakarta). Suamiku tak henti-hentinya
menelpon dan mengirim sms padaku agar dibelikan kamera digital
pesanannya.
Dia menyebutkan jenis kamera digital yang dia
inginkan, Canon D200. Menurut temannya, kalau di Singapura harganya sekitar 400
dollar - USD (belakangan kutahu info ini palsu). Karena aku ngga tahu harga
kamera digital, aku percaya saja dengan informasi dari temen suami itu.
Setiba di Sim Lim aku pun mencari kamera itu. Aku
kaget ketika penjaga toko bilang harga kamera itu 1200 dollar. Kata suami kok 400 USD sih harganya, Wah, mungkin perlu ditawar dulu nih. Aku
pun memberanikan diri untuk menawar. “Mau nawar berapa?” katanya dengan bahasa
inggris berlogat cina khas nya orang Singapura. “400 dollar aja yah..” kataku
dengan cueknya. “Yang bener aja lah..” jawab si penjual. “Ya bener, aku nawar
400 dollar, boleh ngga?” tetep aja keukeuh nawar segitu. “What a good price,
kalo nawar kira-kira dong..dasar orang
Indonesia..! “
katanya sambil tertawa-tawa sembari memanggil teman-temannya. Teman-temanya
berkumpul, mereka ngobrol dengan bahasa Cina yang aku tak tahu artinya. Mereka
tertawa-tawa, sambil menunjuk-nunjuk dan melihat sinis ke arahku.
Temanku yang
kuberitahu kejadian iku malah ikutan tertawa. “Dasar kebiasan belanja di
tanah abang ya.., nawar kok nggak kira-kira” katanya menyalahkanku. Menurutnya
memang harga kamera itu 1200 dollar lebih. Kalau ditawar jadi 400 dolar ya mana
mau. Mendengar temanku tertawa ngakak, boss-bossku yang tadinya sedang
melihat-lihat di kios lain mendekati kami. Eh sialnya, si temenku ini cerita
juga ke para boss. Walhasil, wajahku merah padam karena malu. Apalagi ketika
boss-bossku tahu kejadian itu. dan mereka pun ikut menertawakankku. Oalah, Ingin cari murah kok malah dapat
malu.Tak lama setelah kejadian itu, ada sms dari suami “Bun, sori tadi salah
informasi, yang benar harganya bukan 400 dollar , tapi 1200 dollar” .
“Gubraks… jadi harganya memang segitu, haduh lain kali jangan salah
info dong yah. Pantesan orang-orang itu menertawakanku” balasku setengah sebel.
1200 dollar? Darimana aku punya uang sebanyak itu? Ya jelas saja aku tak
punya.
Banyak orang yang bilang belanja di
Singapura itu murah-murah. Mungkin bagi yang banyak duit ya ? Tapi kalau
menurutku di sana tetap lebih mahal
dibanding di
Indonesia. Baik
itu pakaian, makanan atau elektronik. Orang
Indonesia banyak
yang berbangga diri karena berbelanja di Singapura. Padahal orang Singapura pun
banyak yang berbangga diri karena belanjanya di
Indonesia. Nah
lho lucu kan?
 | Kalo elektronik mendingan di jkt aja, harga gak jauh beda klo ada apa2 bisa lsg balik ke tokonya. tapi saya pernah nemu sepatu boot dg harga 18 SGD di ruko2 Jurong, asli sangat mura menurutku klo dibandingkan di orchard yg rta2 harganya 60 SGD.tapi klo awetnya seh gak tau krn sepatu itu utk oleh2 temenku :D. |
 | hihihihi....seru juga ya sya.....aku beberapa kali ke Singapura tapi gak sempet ngubek-ubek kayak dirimu. soalnya paling banter cuma sehari. itupun karena transit di Changi atau nyebrang sebentar dari Batam. jadi paling top cuma jalan-jalan di Orchad Road atau Mustafa center... malah waktu beli oleh-oleh singapure (kayak kaus, gantungan kunci, pin dll) aku belinya di batam hehehe..... |
 | ah..., memang lebih murah belanja di tanah abang kok :D modal 100 ribu aja udah dapet macem-macem.., hehehe |
 | betul, yang murah di Tanah Abang sana :D |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 Kalo elektronik mendingan di jkt aja, harga gak jauh beda klo ada apa2 bisa lsg balik ke tokonya. tapi saya pernah nemu sepatu boot dg harga 18 SGD di ruko2 Jurong, asli sangat mura menurutku klo dibandingkan di orchard yg rta2 harganya 60 SGD.tapi klo awetnya seh gak tau krn sepatu itu utk oleh2 temenku :D.  wah sophaholic ya mbak? secara aku gak suka belanja belanji jadi gak tahu harga-harga nih :D |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 hihihihi....seru juga ya sya.....aku beberapa kali ke Singapura tapi gak sempet ngubek-ubek kayak dirimu. soalnya paling banter cuma sehari. itupun karena transit di Changi atau nyebrang sebentar dari Batam. jadi paling top cuma jalan-jalan di Orchad Road atau Mustafa center... malah waktu beli oleh-oleh singapure (kayak kaus, gantungan kunci, pin dll) aku belinya di batam hehehe.....  wah kalau aku ngubek-ngubek habis mbak soalnya gak tahu bisa kesana lagi kapan.. tapi ngubek-ngubeknya itu sore (sehabis training jam 5 an gitu) jalan pulang2 sampe apt jam 12 an sampe gemporrr..hihi |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 modal 100 ribu aja udah dapet macem-macem..,  wah iya bener... bisa dapet baju 3 biji ya nan :d |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 betul, yang murah di Tanah Abang sana :D  ya cintailah produk dalam negeri :) |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 saya pernah punya tetangga, pengusaha garment. dia cerita, suatu hari di singapura melihat-lihat toko pakaian di orchad road. "eh, itu pakaian buatan kita," kata si pengusaha itu. memang, pakaian2 yang berkualitas tinggi, banyak yang berasal dari indonesia, buatan pabrik tekstil di bandung selatan (banjaran). jadi, bodoh saja kalau orang kita membanggakan barang belanjaannya (khususnya pakaian) dari singapura, dengan harga "selangit". :))  Lha iya itu dia.. begitu pun produk-produk lain, kayak coklat-coklat itu, jangan-jangan itu juga produk Ceres yg di Bandung itu loh.. dijual di Sin dengan harga tinggi..orang2 bangga belinya disana ..hihihi geli deh |
 | massol507 wrote on Apr 17, '07, edited on Apr 17, '07 wikikiki..."Dan kita pun pergi ke sana bergaya ala backpacker kere" Nah yg ini nih kalimat keren. Maksudnya kata "Kere"nya itu loh hahah. Salut..salut dengan usaha efisensinya....namanya juga pengalaman pertama yah mba'... Poko'e ceritane lucu en keren deh.... |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 wikikiki..."Dan kita pun pergi ke sana bergaya ala backpacker kere" Nah yg ini nih kalimat keren. Maksudnya kata "Kere"nya itu loh hahah.  Lha iyo kere karena pake bawa2 mie instan setas penuh, satu tas penuh lho ! bayangkan.. hihihi... |
 | akhirnya dapet belanja apa niy dari spore, bunda? |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 akhirnya dapet belanja apa niy dari spore, bunda?  gak belanja apa-apa mbak, "secara" uang sakunya mefett... hehehe.. |
 | hehehhe... bun... kalo mau dapat murah nanti tunggu di bulan juli-aug .. ada singapore sale.. nah kalo pas di bulan agustus bilang langsung nyebrang ke johor.. kurang dari S$ 5 kok ongkosnya kalo dari harbourfront .. tapi pake MRT ya.. karna kalo agustus juga ada sale di malaysia .. sebulan penuh krna menyambut hari kemerdekaannya... anyway... it was really great experience :) |
 | sama seperti saya dinas ke medan dan surabaya kemaren mbak, nyari yang murah2 biar ada uang saku sisa. tiket pesawat pilih yang bukan garuda tapi yang lebih murah dan relatif aman, nginap juga tidak di hotel... wal hasil ada sisa uang saku lumayan banyak :) |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 hehehhe... bun... kalo mau dapat murah nanti tunggu di bulan juli-aug .. ada singapore sale.  saya kesana juga pas ada spore sale mbak, soale kesananya pas agustus, hr kemerdekaannya.. tapi ya gak ngaruh lha uangnya mepet kok..bisa liat2 aja udah mujur :D |
 | sya2 wrote on Apr 17, '07 ama seperti saya dinas ke medan dan surabaya kemaren mbak, nyari yang murah2 biar ada uang saku sisa. tiket pesawat pilih yang bukan garuda tapi yang lebih murah dan relatif aman, nginap juga tidak di hotel... wal hasil ada sisa uang saku lumayan banyak :)  harus pinter2 ngatur strategi ya mas? kalo ngga gitu ntar ngga ada sisa uang saku kan rugi..hihihi |
 | Yang penting pengalamannya, udah bisa liat negeri orang dan sight seeingnya ya, Mbak.
Soal tengsin pas nawar ya wajar sajalah, kebanyakan di negara kita kalo nawar emang 1/3 dari harga yg dikasih penjual bukan? *inget dulu suka nganterin temen buat belanja di malioboro, patokan harga nawar selalu 1/3 dari Selling rate penjual* :D |
 | hahhaha....lucu mbak... cintai aja produk2 yg ada di indonesia deh.....sama ja kok..:-) |
 | hayouuuuuuuuuu shoping2.... di Hongkong lebih murah tuh Mba Sya......... |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 Soal tengsin pas nawar ya wajar sajalah, kebanyakan di negara kita kalo nawar emang 1/3 dari harga yg dikasih penjual bukan?  betulll.. aku diajari nanda jare juga gitu nek nawar 1/3 harga :D |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 hahhaha....lucu mbak... cintai aja produk2 yg ada di indonesia deh.....sama ja kok..:-)  lucu2 malu2in ya chie.. iya tull... nasionalis banget ya kita :D |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 hayouuuuuuuuuu shoping2.... di Hongkong lebih murah tuh Mba Sya.........  ngga shopping kok jadinya Ner.. siap2 ya kalo pulang dr hongkong bawain oleh2 kita2 :D |
 | mirza nggak dioleh2in?? kalo mau yang murah sih nggak usah jauh2 ke singapur mbak. di ITC juga banyak baju murah... hehehe... |
 | hehehe... kameranya pasti keren bgt yak, sampai 1200 dollar kamera saya cuma 400 dolar tuh :D |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 mirza nggak dioleh2in?? kalo mau yang murah sih nggak usah jauh2 ke singapur mbak. di ITC juga banyak baju murah... hehehe...  ya untuk anak tersayang dioleh2in dong..
|
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 ehehe... kameranya pasti keren bgt yak, sampai 1200 dollar  iya keren banget ..sampe sekarang belom kebeli :D |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 kenapa ngga shoping Mba? Mba Sya mau minta apa neh? *sambil tengok dompet*  bokek...:P |
 | Hahaha... lucu banget deh mbak sya ini, malu ya, jadi ikut ngerasain diketawain orang-2 hihihi... |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 hehehehe..... :)  hihihi :) |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 Hahaha... lucu banget deh mbak sya ini, malu ya, jadi ikut ngerasain diketawain orang-2 hihihi...  kemarin kan abis posting yg sedih2, sekarang ganti yg lucu2 deh..meski memalukan :d |
 | klo ke Singapore mah belanja oleh2 di Mustafa aja deeeh.. paling juga souvenir2 aja kan? hihihihi... 24 jam lageee bukanya |
 | Huehehehehe... namanya juga backpacking Mba, ya biasa lah menghadapi hal lucu2 :-)
Mba, mau dong alamat dan contact person apartment milik orang Indonesia nya :-) Ma'acih sebelumnya :-) |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 Mba, mau dong alamat dan contact person apartment milik orang Indonesia nya :-) Ma'acih sebelumnya :-)  Ini mbak CP nya : Sisilia Lo , HP : (65) 97921974, email : sisilialo@yahoo.com.sg dulu pernah kutulis disini : http://sya2.multiply.com/tag/rekomendasi |
 | sya2 wrote on Apr 18, '07 klo ke Singapore mah belanja oleh2 di Mustafa aja deeeh.. paling juga souvenir2 aja kan? hihihihi... 24 jam lageee bukanya  Iya mustafa center tak terlewatkan, banyak orang nehi..nehi..nya :d |
 | hihihi... Kayaknya klo udah ke sana miris banget deh ngeliat Indo. Duh negara segede dan sekaya ini kok ya gak bisa ngambil keuntungan darinya. Malah penduduknya sering merasa bangga klo bisa jalan-jalan kesana. Padahal tanpa sadar kita udah ngalirin devisa kesana....hiks. Coba Indo bisa nyontoh ya. Coba Jakarta kayak disana ya!?
Mohon maaf ya klo ada salah2 kata. |
 | Hooooooooooooh, makasih banyak Mba :-) |
 | sya2 wrote on Apr 19, '07 Kayaknya klo udah ke sana miris banget deh ngeliat Indo  iya mbak setuju .. |
 | bener mbak, barang2 disana emang lebih mahal kok dari di Indo, jadi beli digicam itu gak mbak? :) |
| |