
Hari jumat, 28-06-08 Mirza terima rapor TK Alqurannya. Waktu aku dipanggil sama gurunya, gurunya bilang kalau kemampuan membaca iqro Mirza udah bagus (dirapor nilainya 8), bentar lagi Iqro 1 nya udah mo tamat. (pengenalan huruf sudah sampe "ya' " , tinggal EBTA nya yg belum)
Selain itu kemampuan berbahasa (vocalnya) juga udah bagus (dirapor nilainya A). Tapi Bu guru Elis berpesan supaya Mirza lebih banyak latihan menulis lagi.
Ya ya, memang kalau membaca iqro/ abjad latin Mirza udah lumayan lah, tapi kalo disuruh nulis kenapa susah banget yah.. Dia lebih milih nulis pakai komputer. Kalau dikasih pensil dan disuruh duduk manis menulis, wah dia paling ogah-ogahan deh. (harus berjuang untuk lebih menstimulus dia nih..).
Nilai di rapornya ada satu angka 8 untuk bacaan Iqro-nya dan ada satu nilai 6 untuk Tahsinul kitabahnya, selebihnya semuanya 7.
Sedangkan untuk nilai Ragam kepribadiannya ada 3 A dan 4 B.
Sewaktu try out di TK Al fikri dulu, psikolognya mewanti-wanti padaku akan kedisiplinan dam kerjasamanya Mirza. Sempet rada kawatir juga sih aku. Tapi dari rapor itu sebenarnya aku tak harus sekhawatir itu, 'secara' menurut guru TK-Alqurannya Mirza dapet point A untuk kedisiplinan dan B untuk kerja sama. Lumayan lah..
Sebenarnya angka-angka rapor nih tak terlalu penting lah untuk anak sekecil Mirza. Yang penting dia enjoy aja belajarnya. Makanya tahun ini dia kumasukkan di TK Islam Fitrah Al-fikri (di sana mengedepankan pendidikan anak sesuai dengan fitrahnya, tanpa tekanan dan paksaan ).
Bukankah proses belajar akan lebih efektif kalau anak merasa nyaman dan senang? (itu kata para pakar pendidikan sih..)