ReviewReviewReviewNegeri SenjaJul 17, '07 4:36 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Other
Author:Seno Gumira Ajidarma
Negeri Senja adalah sebuah negeri yang selalu berada dalam keadaan senja, karena matahari tersangkut di cakrawala dan tidak pernah terbenam selama-lamanya. Di negeri ini konon dan memang hanya konon, tak pernah ada penambahan jumlah penduduk, justru yang ada adalah pengurangan penduduk karena dibunuh oleh sang penguasa yang bernama Tirana. Penduduk Negeri Senja selalu hidup dalam kegelapan dan ketegangan. Pemandangan yang ada di sana hanyalah pasir, pasir dan pasir. Di negeri senja tidak pernah dikenal yang namanya cinta. Karena cinta, kasih dan sayang telah dihapus dari kamus bahasa negeri senja oleh Tirana. Penghapusan ini konon dan memang hanya konon karena dilatarbelakangi sebuah pengkhianatan cinta yang pernah dialami sang penguasa Tirana.


Seorang pengembara tiba di Negeri Senja. Baginya Negeri Senja adalah negeri yang paling indah karena kegemarannya yang selalu mencari pesona senja ke seluruh pelosok negeri. Namun ternyata, bukan hanya pesona senja yang dia temukan di Negeri Senja. Di balik keindahan senja itu dia temukan drama manusia dalam permainan kekuasasaan yang intrik, penindasan dan pembantaian.

Negeri Senja dikuasai oleh seorang perempuan penguasa yang buta dan tidak pernah terlihat wajahnya, Tirana namanya. Tirana adalah seorang penguasa yang sangat kejam dan sadis. “Kalau aku bisa hidup dalam kegelapan, maka semua orang juga harus bisa “ begitu katanya.


Naiknya Tirana ke pundak kekuasaan diselimuti misteri. Tidak ada seorangpun saksi hidup yang bisa berkisah tentang bagaimana perempuan itu bisa berkuasa. Ketika mereka dilahirkan, Tirana telah menjadi penguasa Negeri Senja dan di negeri itu catatan sejarah yang bisa dibaca tidak ada sama sekali.

Kesewenang-wenangan Tirana tampak dengan sikapnya yang tak bisa membiarkan rakyatnya memiliki pemikiran yang berbeda dari pemikirannya. Konon dan memang hanya konon, dia bisa membaca pikirian setiap orang melalui cahaya. Dia bisa membaca pikiran siapapun dari jarak jauh sekalipun. Jika pikiran itu berkaitan dengan hal yang bertentangan dengan pikirannya, maka tak segan-segan dia akan mengirimkan pasukannya untuk menghabisinya. Oleh karea itu, rakyat Negeri Senja menjadi terbiasa hidup dalam kegelapan dan selalu menghindari cahaya. Memang itulah yang dikehendaki oleh Tirana agar rakyatnya selalu hidup dalam kegelapan seperti halnya dirinya yang buta.

Sejumlah rakyat yang merasa sudah sangat tertindas oleh kekuasaan sang Tirana , bersama-sama menggalang kesatuann untuk menggerakkab perlawanan terhadap sang penguasa. Mereka menamakan dirinya sebagai partai hitam. Akankah perlawanan partai hitam mampu menghadapi kekuatan Tirana yang dahsyat dan kejam tak terkira itu?


Ini adalah kali kedua bagi saya membaca karya sastra dari Seno Gumira Ajidarma (SGA). Karya beliau yang pertama saya baca adalah sebuah kumpulan cerpen “Sepotong Senja Untuk Pacarku (SSUP)”. Konon dan memang hanya konon SSUP lahir setelah novel Negeri Senja ini lahir terlebih dulu.

Berbeda dengan SSUP yang mengibaratkan sebuah senja adalah hal yang sangat indaj sehingga layak untuk dipotong untuk dipersembahkan kepada orang-orang tercinta. Di dalam SSUP saya bisa menangkap kesan ceria cerita mengenai Senja. Sedangkan dalam novel Negeri Senja ini meski SGA tetap menghadirkan pesona senja yang indah, namun di sini saya lebih menangkap kesan suasana yang ngeri , mencekam dan menyedihkan.

Bagi saya, membaca karya sastra SGA adalah layalnya seperti membaca sebuah puisi. Kepiawaiannya merangkai sebuah cerita, membuat saya haru mengunyah bacaan ini secara lebih lama lagi agar saya bisa mencerna maknsa yang terkandung di dalamnya . Lagi, menurut saya karya-karya SGA ini bisa di multitafsirkan. Kita bisa saja mencerna novel Negeri Senja ini sebagai sebuah dongeng khayali dengan daya khayal sangat tinggi, karena khayalan kita akan dibawa terbang ke angkasa oleh sang penulisnya. Namun bisa juga kita mencerna karya SGA ini sebagai sebuah karya satir alias sindiran dalam kehidupan yang nyata. Bisa saja to kita memaknai Negeri Senja yang penguasanya suka sewenang-wenang ini adalah sebagai negeri kita Indonesia tercinta ini?
Entahlah, yang pasti menurut saya, novel ini bisa multitafsir. Tergantung bagaimana imaginasi pembaca dan cara menafsirkannya.

Novel ini terdiri dari bagian prolog, bab 1 sampai bab 5 dan epilog dan lampiran. Yang menarik di bagian lampiran, terdapat gambar tokoh-tokoh negeri senja yang sketsanya dibuat oleh perancang terkena; Poppy Darsono. Dalam novel setebal 229 halaman ini di bagian depannya terdapat tanda tangan asli SGA dan tulisan “dari SGA untuk Denny Prabowo”. Memang novel yang saya baca ini milik Mas Denny Prabowo (FLP Depok) , sudah 2 bulan saya meminjam novel ini darinya :D


15 CommentsChronological   Reverse   Threaded
deeyand wrote on Jul 17, '07
udah selesai mbak? gantian kau yg pinjem yak! hehe
gawtama wrote on Jul 17, '07
Senja memang identik dengan SGA, saya sampai baca berulang-ulang (saking senang dan terkagum-kagumnya) baca novel2 SGA. salah satu yang paling saya suka novel SGA yg berjudul "Sepotong Senja untuk Pacarku"...
sya2 wrote on Jul 17, '07
deeyand said
udah selesai mbak? gantian kau yg pinjem yak! hehe
udah, oke mbak..nanti hari sabtu aku balikin ke rumcay
sya2 wrote on Jul 17, '07
gawtama said
salah satu yang paling saya suka novel SGA yg berjudul "Sepotong Senja untuk Pacarku"...
iya mas gaw, saya juga lebih suka yang itu, kalo yang ini ceritanya sedih :(
end3 wrote on Jul 17, '07
Aku dah punya tuh bukunya. Seno memang orang yang mengagumi senja. Dan tema ini sering menjadi ide untuk tulisan2nya
sya2 wrote on Jul 17, '07
end3 said
Aku dah punya tuh bukunya. Seno memang orang yang mengagumi senja. Dan tema ini sering menjadi ide untuk tulisan2nya
dan mbak endang penggemar Seno ya?
deeyand wrote on Jul 17, '07
sya2 said
udah, oke mbak..nanti hari sabtu aku balikin ke rumcay
hihi, becanda lagee mbak, lagian udah lama gak ke rumcay neeh.. :)
sya2 wrote on Jul 17, '07
deeyand said
hihi, becanda lagee mbak, lagian udah lama gak ke rumcay neeh.. :)
yaahh kok becanda, serius aja mbak Dee:D
adesiti wrote on Jul 17, '07
wah baca resensinya aja udah keren gini, gimana aslinya yaaa....

*selalu punya niat untuk nulis....tapi.....*I
inimona wrote on Jul 17, '07
belum pernah baca karya SGA
sya2 wrote on Jul 17, '07
adesiti said
wah baca resensinya aja udah keren gini, gimana aslinya yaaa....

*selalu punya niat untuk nulis....tapi.....*I
aslinya ya kerenn abis :D
sya2 wrote on Jul 17, '07
inimona said
belum pernah baca karya SGA
coba deh baca "sepotong senja untuk pacarku" mon..
iwananashaya wrote on Jul 17, '07
Senja... memang indah.. :-)
end3 wrote on Jul 17, '07
sya2 said
dan mbak endang penggemar Seno ya?
Gemar sih nggak tapi aku punya koleksi beberapa bukunya. Kadang tulisan dia juga ngeri ngeri sih seperti tulisan dalam bukunya "saksi mata", jazz, parfum dan insiden" baca deh....
takoer wrote on Oct 5, '07
aluw .. mau nanya.. kalo masi ada buku ini carinya di mana ya..? di bandung uda ga ada uy.. uda kliling2 sana sini.. bole kabarin k saya ya.. kalo ada.. tolong ya.. maaf ni jd ngerepotin.. cuma mau infonya aja.. ko kayanya susa banget carinya..

makasi ya..
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help