Sya's posts with tag: banjir
|  | Kabar banjir di beberapa wilayah di Jabotabek menggugah DomSos BA-depok untuk turut memberikaN bantuan kepada mereka yang menjadi korban, terutama para balita yang tinggal di wilayah Kota Depok ini.
Sekitar pukul 9.30 (4/2), tim domsos BA-depok berangkat menuju lokasi banjir di sekitar kali ciliwung, Jl Juanda Depok. Sampai di sana ternyata para penduduk sudah tidak mengungsi dan keadaan mereka relative sudah membaik walaupun terlihat kali ciliwung akan mulai meninggi kembali dan perlahan merayap naik ke atas sebuah mesjid yang berdiri tepat di pingggir kali.
Dari sana kami menuju sebuah sekolah dasar yang katanya menjadi tempat penampungan pengungsi, tapi setibanya di sana, bangunan sekolah tersebut nampak sepi dan kosong. Memang bangunan sekolah itu sudah disiapkan untuk tempat penampungan para pengungsi, tapi belum sampai digunakan karena warga belum ada yang mengungsi ke sana.
Dari sana kami menuju ke Kampung Lio, Depok, sebuah kampong yang terletak di antara Stasiun Depok Baru dan jalan Nusantara. Di sana memang masih terdaat sisa-sisa banjir. Jalan yang berada di dekat setu tampak masih tergenang air, tapi sudah mulai surut dan tidak memasuki rumah-rumah penduduk. Kampung ini terkena banjir parah pada hari Jumat sore kemarin. Di sana juga tidak ada pengungsi korban banjir. Dari Kampung Lio, kami meneruskan perjalanan menuju Kampung Sawah yang terletak tegpat di belakang Alfa Depok di Jalan Dwei Sartika, Depok. Kami memasuki kampong itu melalui jalan setapak yang ada di samping Alfa. Jalan setapak itu masih tergenang air setinggi dengkul orang dewasa. Tak jauh dari jalan setapak, beberapa rumah tampak terlihat tergenang air. Jalan-jalan depan rumah juga rata denan air. Sebagian rumah penduduk juga kemasukan air yang meluap dar jalan. Menurut penduduk setempat, air banjir itu berasal dari luapan air sungai kecil yang terdapat di belakang Kampung mereka.
Dari arah sungai kecil itu tampak air masih mengalir dengan derasnya menuju rumah-rumah penduduk. Tetapi tidak ada warga yang dievakuasi. Tinggi air yang masuk ke rumah rata-rata sampai jam 11 siang tagdi adalah semata akki orang dewasa, sedangkan di jalan jalan, sebagian ada yang setinggi dengkul orang dewasa.
Tidak ada juga Posko banjir di sana. Beberapa remaja dan anak-anak tampak bermain air banjir. Malah ada yang berenang di gang jalan. Dari obrolan kami dengan warga setempat, mereka tidak kekuarangan bahan makanan, listrik rumah masih menyala, dan warga tidak ada yang mengungsi.
AKhirnya kami kembali ke jalan Dewi Sartika dan menuju ke Alfa untuk berbelanja barang-barang kebutuhan korban banjir. Kami membeli susu siap minu untuk balita dan anak-anak di toko itu sebanyak 10 dus (360 botol). Rencananya, kami akan bagikan langsung susu- susu tersebut di lokasi-lokasi banjir yang sangat membutuhkannya.
DariAlfa , sekitar pukul satu siang, kami bersiap untuk 'hunting' kembali ke lokasi banjir. Informasi yang kami terima mengatakan bahwa terjadi banjir parah di dekat Stasin Depok Lama. Kami segera bergerak ke sana. Tetapi sampai di sana ternyata air sudah surut dan tidak ada lagi warga yang mengungsi.
Akhirnya setelah berputar lewat lapangan perikanan, kami pun segera pulang ke rumah masing-masing. Susu siap saji tersebut belum kami bagikan kepada warga karena menurut pantauan kami pada hari ini kondisi mereka sudah relative membaik dan sudah kemabali ke rumah masing-masing. Akhirnya, susu balita tersebut esok harinya kami berikan kepada para korban banjir di Jalan Kemuning, Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang sangat membutuhkan. Selain susu untuk Balita, kami juga memberikan bantuan berupa obat-obatan.
Team Domsos BA-Depok (Diwakili oleh Pak Seno dan Pak Cahyo) |
| |
|