Adalah Mbak Diah, seorang wanita berusia 20 an tahun, beliaulah pemberi inspirasi, pendorong, pembimbing dan pemberi semangat mana kala aku terjerembab jatuh dalam jurang kemalasan untuk menghafal dan mentadaburi Al-quran.
Seorang wanita dengan aktifitas dakwah yang tinggi, yang mendedikasikan hidupnya untuk umat dengan harapan semata mengharap Ridho Allah SWT. Dalam usia yang sangat muda, 13 tahun beliau telah berhasil menghafal Al-Quran dan sampai saat ini hafalannya masih terus melekat. Coba bacakan salah satu ayat dalam Al-quran maka beliau akan dengan lancar melanjutkan ayat tersebut sekaligus menyebutkan nama suratnya dan ayat yang ke-berapa sekaligus dengan artinya. Subhanalloh ....
Aku kenal dengan beliau ini di kantor, setiap seminggu sekali aku ikut kegiatan tahsin dan tahfidz yang diselenggarakan di kantor, dan Mbak Diah inilah pembimbing akhwatnya, sedangkan pembimbing ikhwannya adalah Pak Zaki, Kakak Mbak Diah yang juga seorang Hafidz. Kakak dan adik dua-duanya hafal Al-quran, Subhanalloh ... aku membayangkan betapa indahnya keluarga mereka, tiap hari pasti terdengar lantunan merdu firman-firmanNya yang telah mereka hafal, oh Indahnya ....
Dibalik keberhasilannya ini, aku yakin perjalanan mereka tak semulus jalan tol, pasti banyak hambatan yang mereka lalui, namun dengan tekad dan usaha yang kuat mereka telah berhasil melampauinya dengan sukses..
Mbak Diah, teruslah menjadi isnpirasiku, teruslah membimbingku, teruslah menuntunku meski aku terseok-seok, tertatih-tatih bahkan seringkali terjatuh mengikuti langkahmu....