Sya's posts with tag: mirza
Pagi ini aku dan suami bangun lebih pagi. Hari ini adalah hari istimewa di mana Mirza memulai kegiatan barunya. Sekolah di TK A AL-Fikri Depok. Deg-degan juga kami, takut-takut hari pertama ini gagal dilalui. Dimuali dengan membangunkan Mirza pada jam 5 pagi, karena Mirza dijemput oleh gurunya pada jam 6 pagi (paling jauh bo'!). Masih agak rewel-rewel karena sedang asyik nonton spongebob eh sama ayah sudah disuruh mandi.
Setelah dimandiin ayah dan ganti baju dll, Mirza sempat minum segelas susu terlebih dulu. Makan pagi bersama di kelasnya masih jam 9 jadwalnya, jadi Mirza aku bekali kue-kue buat di makan di mobil jemputan selama perjalanan. Melihat Mirza sudah berseragam lengkap seperti itu, jadi sadar bahwa anakku sudah besar ya. :D
Aku sengaja nggak mengantarkan dan menungguinya, bukannya nggak rela cuti. Tapi selama ini Mirza sudah bisa les ke Depok tanpa kutunggui (ditunggui sama mbak aja) jadi kalau aku yang nungguin kali ini, ini namanya kemunduran, bisa-bisa dia akan merajuk manja lagi. Biarlah dia belajar mandiri. Selama 1 minggu ini pihak sekolah masih ngasih toleransi bisa ditunggui sama mbak, tapi setelahnya tidak bisa lagi.
Alhamdulilah, ternyata wali kelasnya mirza adalah tetangga baruku di Permata Depok. Dia baru aja pindah, cuma jarak 3 rumah dari rumahku. tenang-tenang... Dan siang ini aku disms gurunya "Bun, Alhamdulilah Mirza tadi udah bisa kooperatif, cuma siangnya pas mo pulang agak ngantuk.." Hari pertama yang lancar, alhamdulilah. Sesampai rumah bunda nelpon "ngapain aja tadi mas? " dan dia jawab "Aku bermain-main kok bun, asyik deh temennya baik2, besok mau bangunpagi lagi ah.." :) :)
kata guru2 al-fikri : jangan tanyakan ke anak belajar apa tadi? tapi tanyakanlah bermain apa aja tadi pagi? supaya anak merasa di sekolah itu menyenagkan hanya bermain-main saja...
 Hari jumat, 28-06-08 Mirza terima rapor TK Alqurannya. Waktu aku dipanggil sama gurunya, gurunya bilang kalau kemampuan membaca iqro Mirza udah bagus (dirapor nilainya 8), bentar lagi Iqro 1 nya udah mo tamat. (pengenalan huruf sudah sampe "ya' " , tinggal EBTA nya yg belum)
Selain itu kemampuan berbahasa (vocalnya) juga udah bagus (dirapor nilainya A). Tapi Bu guru Elis berpesan supaya Mirza lebih banyak latihan menulis lagi.
Ya ya, memang kalau membaca iqro/ abjad latin Mirza udah lumayan lah, tapi kalo disuruh nulis kenapa susah banget yah.. Dia lebih milih nulis pakai komputer. Kalau dikasih pensil dan disuruh duduk manis menulis, wah dia paling ogah-ogahan deh. (harus berjuang untuk lebih menstimulus dia nih..).
Nilai di rapornya ada satu angka 8 untuk bacaan Iqro-nya dan ada satu nilai 6 untuk Tahsinul kitabahnya, selebihnya semuanya 7. Sedangkan untuk nilai Ragam kepribadiannya ada 3 A dan 4 B.
Sewaktu try out di TK Al fikri dulu, psikolognya mewanti-wanti padaku akan kedisiplinan dam kerjasamanya Mirza. Sempet rada kawatir juga sih aku. Tapi dari rapor itu sebenarnya aku tak harus sekhawatir itu, 'secara' menurut guru TK-Alqurannya Mirza dapet point A untuk kedisiplinan dan B untuk kerja sama. Lumayan lah..
Sebenarnya angka-angka rapor nih tak terlalu penting lah untuk anak sekecil Mirza. Yang penting dia enjoy aja belajarnya. Makanya tahun ini dia kumasukkan di TK Islam Fitrah Al-fikri (di sana mengedepankan pendidikan anak sesuai dengan fitrahnya, tanpa tekanan dan paksaan ). Bukankah proses belajar akan lebih efektif kalau anak merasa nyaman dan senang? (itu kata para pakar pendidikan sih..)
Awalnya sih dia ngga tau apa itu Ultra Man karena nggak pernah nonton. Tapi karena dia gaul dengan teman-teman nya yang rata-rata berusia 4-6 tahun (agak lebih tua dari dia). Dan banyak teman-temannya yang suka nonton Ultra Man itu. Mirza sering diajaki nonton juga di rumah mereka. Mau gak mau Mirza jadi kenal dengan ultra man itu.Karena keseringan nonton CD ultra man di rumah teman, akhirnya si ayah mbeliin CD juga buat Mirza.Dan yang terjadi sekarang adalah tiada hari tanpa nonton CD ultra man, hiksPadahal bundanya udah wanti -wanti jangan keseringan nonton Ultra Man, itu film nggak bagus. Tapi tetap aja dia ngotot bilang "Bagus kok bun, bagus !" Mirza sampe hapal bener tuh nama-nama ultra man dari ultraman cosmos, nexus, dyna, diego, tiga , dll Suatu hari dia juga minta diajari lagu ultra man. "Duh, bunda blom bisa mas, itu pake bahasa jepang..."
Akhirnya dia nyanyi2 sendiri dengan versi bahasa dia. Gini loh bun nyanyi ultra mannya "Voko nante bis baste..voko nante bis maysa.. " (dia cuma niruin bunyi2annya, yg bener kayak apa aku juga ngga tau..hehehe..) "Lho itu kok adik maysa dibawa-bawa.." tanya bunda."Iya memang gitu kok nyanyinya..." Haduh nih anak kok jadi keranjingan begini ya?Gimana ya cara ngilanginnya.:(
Tugas cowok Cari Uang
Mirza (M) : "Bun, tolong rapikan spreinya donk..." Bunda (B) : "Ayo mas, kita rapikan bareng-bareng" M : "Nggak mauu.." B : "Kenapa nggak mau?" M : "Ngerapiin sprei itu kan tugas perempuan" B : "Tugas cowok apa?" M :"Tugas cowok itu cari uang.." B : "Oke, kalo gitu, bunda rapiin sprei mas Mirza cari uang ya.." M : "Oke, eh bentar aku belom ambil tas nih.." B : "Buat apa bawa tas?" M : "Iya kalau mau kerja kan bawa tas, buat naruh uangnya.."
Mirza(3y5m)
Pertanyaan-pertanyaan Mirza sekarang ini sering menggunakan kata "Kenapa sih?". Ayah Bunda seringkali dibuat kelabakan menjawabnya. Seperti dialog yang terjadi tadi malam, kurang lebih begini
Mirza : "Bunda, kenapa sih perut bunda besar sekali?" Bunda : "Karena di dalam perut bunda ada dedek bayinya" Mirza : "Kenapa sih di perut bunda ada dedek bayinya?" Bunda : "Karena bunda sedang hamil" Mirza : "Ih hamil..kayak kucing aja.." Bunda : "iya, kucing juga bisa hamil, bunda juga bisa" Mirza : "Kenapa sih bunda hamil?" Bunda : "hm..kenapa ya? coba bunda tanya ayah, yah..kenapa ya bunda hamil?" Ayah : "Ya karena Allah mau kasih Mas Mirza adek.." Mirza : "Kenapa Mas Mirza mau punya adek? "
duh kelabakan deh njawab yang beginian.. setiap jawaban selalu disambut pertanyaan dengan kata "Kenapa? " ... , gimana ya cara menjawabnya?
Meski sedang batuk dan pilek sampai suaranya nge-bass, ternyata Mirza masih tetep ceriwis. Bahkan kemaren sepulang dari ngaji di TPA nya, sampai rumah langsung ngajari bundanya ini yel2 yang diajarkan di TPA.
Begini yel-yelnya... ayo dipraktekin, sambil tepuk tangan ya...!
Aku ..... prok prok prok (tepuk tangan 3 kali) Anak Sholeh .... prok prok prok Rajin Sholat ... prok prok prok Rajin Ngaji ... prok prok prok La ilaha illallah, Muhamadurrasullullah... Yes !!
Seru kan yel-yelnya ?
Gara-gara yel-yel itu , yang biasanya kalau bunda lagi baca quran abis sholat magrib, mirza selalu bilang "Bunda gak boleh ngaji..." lalu bunda ingetin mirza dengan yel2nya.. "Lho. katanya..anak sholeh, rajin sholat...rajin ngaji...", Dia mikir sejenak sambil cengar-cengir, lalu njawab "Iya, bunda boleh ngaji..." .
Yes !!
Sudah beberapa minggu ini Mirza ( 2 tahun 7 bulan) mulai belajar ngaji di TPA deket rumah. Awalnya, meski dia ikutan datang ke masjid lengkap dengan baju koko dan pecinya, tapi dia belum mau diajarin ngaji oleh pengajarnya. Tapi sudah beberapa hari ini, kata si mbak, Mirza udah mau disuruh maju ke depan untuk diajari mengeja huruf hijaiyah.
Di rumah, Malam harinya, pelajaran mengeja itu aku ulang. Tapi tiba-tiba tadi malam Mirza nggak mau belajar sama bundanya . "Aku ngga mau belajar ngaji sama bunda, aku maunya sama Bu guru aja..." Teriaknya. Sempet jealous juga sih denger Mirza bilang begitu. Tapi tiba-tiba aku punya akal, lantas aku ebrpura-pura jadi Bu Guru . "Mas Mirza, sini ayo belajar sama Bu Guru, ini kan Bu Gurunya Mas Mirza.." kataku membujuknya. Ternyata caraku berhasil, Mirza mau belajar lagi.
Buntut dari kejadian itu, Mirza jadi keseringan memanggilku "Bu Guru..." . "Bu Guru, bikinin susu dong..." . "Bu Guru, tadi aku main sepeda sampai masjid..." . "Bu Guru, bobok yuk.." dst, sampe-sampe Ayah heran . "Kok manggilnya Bu Guru sih sama Bunda?" tanya suami heran. Setelah kuceritain asal muasalnya suamiku tersenyum aja.
Sambil menabuh kaleng biskuit, dari mulut mungil Mirza (2,5 Thn) keluar sebuah senandung lagu. Bukan, bukan lagu twinkle twinkle litle star, baba black sheep, bintang kecil, bintang kejora atau lagu-lagu kesukaannya. Tapi kali ini lagu POP dewasa yang didendangkannya. Dari sampingnya aku menyaksikannya dengan seksama ketik adari mulutnya keluar syair-syair berikut " Andai kutahu.. kapan tiba ajalku... kuakan memohon tuhan tolong panjangkan umurku.. .... aku takut akan semua dosa-dosaku.... bla bla .. " ( Lagu band UNGU )
Kontan aku tertawa melihat anakku menyanyi lagu ini. Membayangkan anak kecil bicara tentang ajal. Dan lagi keherananku , tak pernah aku dan ayahnya mengajarinya lagu ini, tapi kok dia bisa menyanyikannya. Langsung aku tanya si Mbak Las (Pengasuhnya). Dia jawab dia juga ngga ngajari lagu ini. Ternyata Mirza belajar dari pengamen yang sering mampir ke rumah. memang hampir setiap hari ada pengamen anak-anak yang datang ke rumah, dan lagu yang dinyanyikan ya lagu itu melulu. Dan biasanya saat pengamen itu datang Mirza langsung minta receh dan menyerahkannya ke bocah itu.
Oalah, ternyata benar. Subhanalloh, Keajaiban otak anak. Otaknya bekerja merekam segala yang dia dapatkan dari lingkungannya. Cara BALITA belajar adalah dengan meniru apa yang dia lihat, dengar dan rasakan di sekelilingnya. Semoga kami bisa memberikan lingkungan yang baik untuk anakku, agar yang dia tiru adalah hal-hal yang baik-baik saja.
Beginilah celoteh dan tingkah polah Mirza diumurnya yang ke 2 tahun lebih 3 bulan.
My Name Is Bunda
Bunda : "Mas, belajar bahasa inggris yuk, tirukan bunda ya.." Mirza : "Iya" Bunda : "My Name is Mirza" Mirza : ... Bunda : "Ayuk, apa tadi bunda bilang?" Mirza " "My name is Bunda.." Bunda : "Bukan, my name is Mirza" Mirza : "Bukan, my name is Bunda"
TK Indomaret Kalau ada seseorang yang bertanya ke Mirza "Mirza udah sekolah ya?", Mirza pasti jawab "Udah.." , "Sekolahnya dimana? " , dia bakal jawab "Tk Indomaret". Berhubung setiap pagi Mirza mengantarku berangkat kerja sampe depan Indomaret, sambil bawa tas dan bersepatu persis anak mau berangkat sekolah, jadi dia pikir Indomaret adalah tempat sekolahnya. hahahaha... tapi, kadang-kadang dia juga jawab : "Tk Enfagrow" , Enfagrow adalah susunya. :D
Ngga Pa-pa, anak Cowok...
Setiap kalo terjatuh, atau kena kecelakaan kecil, dia pasti bakal bilang "Ngga pa-pa, jangan nangis, anak cowok..."
Mobil The Cars namanya Mc Queen
Sampe sekarang Mirza masih hobi banget muter CD filem The Cars, sampe hafal dia saat-saat si Mc Quuen menang balapan karena menjulurkan lidahnya. Saat itu dia pasti bakalan ikut melet2in lidahnya juga. Dia juga hafal beberapa dialog-dialog pendek Mac Quuen, misalnya saat mc quenn bilan "No..no ..no" atau "yes..yes..yes" . atau saat bilang " we quit mr one man show!.." meski dengan kata2 yang kurang jelas. Selesai nonton film, dia pasti bilang ke Bunda atau ke mbak nya : Mobil the cars namanya Mc Queen...., ikiciuukkkk"
ikiciuukkkk : kata2 tambahan yang kita gak tau artinya :D
Maunya pake baju bergambar The Cars
Saat-saat di rumah, Mirza susah banget kalo disuruh ganti baju yang bukan gambar Mc-Quuen, maunya cuma pake baju yg bergambar tokoh film the cars itu. Walhasil minggu kemaren Ayah dan Bunda pergi ke ITC Depok buat nyariin baju-baju yang semuanya bergambar The Cars...
Minum obat dulu ya..
"Bunda lagi sakit kepala nih mas.." kataku suatu hari. Kemudian Mirza berdiri dan mengulurkan tangannya ke atas berlagak sedang mengambil sesuatu , kemudian menyodorkan tangan mungilnya ke mulutku sambil berkata "Bunda, minum obat dulu ya.." Akupun pura-pura meminum obat yang disodorkannya, setelah itu Mirza bilang : "Enak kan...?"
| |