Sya's posts with tag: wanita & kehamilan

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag wanita & kehamilan
Blog EntryPengalaman Morning Sicknessku DuluMar 27, '07 4:14 AM
for everyone

    Gejala-gejala morning sicknessku dulu mulai terasa semenjak usia janin sekitar 2 bulan.
Pada tri semester pertama itu berat badanku bukannya bertambah, tapi malah turun sebanyak 1,5 kg. Itu dikarenakan selera makan yang hilang sama sekali, bagaimana tidak? setiap kali memasukkan makanan kemulut akan langsung keluar lagi. muntah. Muntah adalah gejala yang sangat sering terjadi padaku saat itu, tak kenal tempat dan tak kenal waktu.

    Awalnya sih terjadi setiap pagi hari makanya disebut morning sickness itu ya? tapi lama-kelamaan tak cuma pagi hari, siang hari dan sore haripun aku selalu muntah. Frekuensinya makin lama makin meningkat. Kadang kala di jalan aku muntah, di dalam angkot, di kantor bahkan pernah pula di KRL. Aku benar-benar tidak bisa menahannya kalau isi perut ini sudah berontak mau keluar.

    Bukannya aku tak tahu  diri ya kalau tiba-tiba di tengah jalan, ketika aku berjalan ke stasiun, tiba-tiba aku muntah begitu saja . Tapi memang aku benar-benar tak bisa mengendalikannya. Harusnya mereka orang-orang yang di sekelilingku mengerti itu. Tapi kenyataan ternyata tak seperti itu. Pada suatu sore, ketika aku pulang naik KRL Tanah  abang tujuan depok. Kala itu aku muntah di KRL. Benar-benar aku tak bisa menahannya lagi. Dan apa yang kudapatkan dari orang-orang sekitar? Mereka kebanyakan memelototiku, ada pula yang bisik-bisik tak sedap dan ada pula yang menegurku. Padahal itu kejadian benar-benar tak kuharapkan, tak sengaja dan tak bisa kukendalikan. Oh, kala itu aku merasa sedih bukan kepalang. Kok begini sih rasanya hamil? Aku masih bisa menahan segala rasa mual dan eneg di ulu hati. Tapi aku tak mampu kalau harus menghadapi cibiran orang-orang di sekitarku saat aku  tak sengaja muntah di jalan.

    Yang lebih membuatku tak habis pikir adalah, orang yang mencibiriku itu adalah para wanita. Dimana sih letak hati mereka? Apa sudah ke dengkul ya? Harusnya kan sesama wanita tahu lah, kalau sedang hamil itu gejala apa saja yang terjadi. Hmm, aku hanya bisa mengurut dada. Dalam hati sih kecewa.

    Untungnya selama aku hamil waktu itu, suamiku mau mendampingiku kemana saja aku pergi. Jadi sewaktu-waktu aku muntah di mana saja, dia yang akan sibuk membersihkan muntahanku. Dia juga membawakan kantong kresek kemana kami pergi, jadi sewaktu-waktu aku muntah, kantong itu yang jadi penampungnya. Tapi terkadang belum sempat kita ngeluarin kantong, muntahan sudah menyembur duluan kemana-mana.

    Kata orang gejala morning sickness akan berhenti ketika kehamilan mencapai usia trisemester kedua. Tapi kenyataan itu tidak terjadi padaku. Di trisemester kedua rasa mual dan muntahku masih saja ada. Bahkan saat perutku sudah menggelembung besar di usia kandungan yang menginjak 8 bulan, aku masih mengalami muntah juga. Namun lama-kelamaan aku sudah terbiasa dan bisa menikmati setiap helai nasi yang keluar, setiap tetes air yang muncrat. Ikhlas... inilah perjuangan seorang calon ibu kataku.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help